Ini Dia Kuliner Khas Kampung Warna Purbalingga

Sejak keberadaannya sekitar tiga bulan lalu, Kampung Warna Bobotsari, terus melakukan pembenahan. Selain menambah wahana untuk selfie, saat ini pengelola juga menawarkan beberapa menu kuliner. Kupat Umpet dan Kopi Badeg, digagas menjadi kuliner khas Kampung Warna Bobotsati.

Pengelola sekaligus penggagas Kampung Warna, Dona Wahyuni De Fretes mengatakan, destinasi wisata akan lebih lengkap dengan menawarkan kulinernya. Saat ini, pengelola mencoba menawarkan makanan dan minuman yang bisa dinikmati pengunjung jika datang ke kampung warna.

“Kupat Umpet itu ketupat yang di dalamnya ada lauknya dan sambal. Sedangkan minumannya, ada kopi badeg yaitu kopi yang diseduh dengan air badeg atau nira kelapa. Selain itu ada juga es badeg yang sedang dijadikan kuliner khas kampung warna,” katanya, kemarin.

Tidak hanya berkeliling sambil berswafoto menikmati keindahan kampung warna, para pengunjung juga bisa beristirahat sambil menikmati sajian khas.

“Pengunjung datang tidak sebatas berfoto saja, tapi sambil istirahat menikmati makanan khas,” ujarnya.

Saat ini kata dia, pengelola juga sudah memiliki beberapa lukisan tiga dimensi dan pemandangan persawahan atau Panggok Tapak Galeng.

“Tapak galeng ini adalah panggok yang berlatar belakang persawahan. Kalau beruntung atau berkunjung pagi hari, bisa dapat view Gunung Slemet,” ujarnya.

Sejak dibuka sebagai objek wisata baru, tak kurang dari 10 ribu pengunjung yang datang ke kampung warna. Tidak hanya warga Purbalingga, tapi banyak juga pengunjung dari daerah tetangga.

“Belakangan jumlah pengunjung agak menurun, karena musim penghujan,” kata Dona. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *